HUBUNGAN KADAR HbA1c DENGAN UREUM PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE-2

INDRIYANI, SRI (2022) HUBUNGAN KADAR HbA1c DENGAN UREUM PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE-2. Diploma thesis, UNIVERSITAS BTH TASIKMALAYA.

[img] Text (COVER DAN ABSTRAK)
COVER DAN ABSTRAK.pdf

Download (292kB)
[img] Text (BAB I - BAB V)
BAB I - BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (760kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (412kB)

Abstract

ABSTRAK HUBUNGAN KADAR HbA1c DENGAN KADAR UREUM PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE-2 OLEH: Sri Indriyani1 20119007 Abstrak Diabetes melitus (DM) tipe-2 adalah penyakit gangguan metabolik yang di tandai oleh kenaikan glukosa darah akibat penurunan sekresi insulin oleh sel beta pankreas dan atau gangguan fungsi insulin (resisten insulin). Pemantauan yang paling tepat untuk penderita diabetes melitus adalah dengan melakukan pemeriksaan HbA1c. Diabetes melitus juga sering dikenal sebagai penyakit silent killer yang sering tidak disadari oleh pasien dan diketahui setelah komplikasi terjadi. Komplikasi DM meliputi pembuluh darah makro dan pembuluh darah mikro seperti nefropati diabetik. Nefropati diabetik merupakan komplikasi diabetes melitus pada ginjal yang dapat berakhir sebagai gagal ginjal. Indikator untuk melihat adanya kerusakan fungsi ginjal salah satunya dengan melakukan pemeriksaan ureum. Peningkatan kadar ureum bisaa disebut juga dengan uremia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kadar HbA1c dengan kadar ureum pada pasien yang memilki riwayat diabetes melitus tipe-2. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross-sectional atau analitik observasional. Hasil dari data sekunder yang didapat dari Puskesmas Kahuripan Tasikmalaya diolah menggunakan sofware yaitu SPSS dengan menggunakan uji Kendall’s. Hasil dari uji statistik hubungan kadar HbA1c dengan ureum p = 0,223 sehingga nilai signifikan p>0,05. Kesimpulan penelitian ini yaitu tidak terdapat hubungan antara kadar HbA1c dengan kadar ureum pada pasien penderita diabetes melitus tipe-2. Kata Kunci: Diabetes Melitus tipe-2, HbA1c, Ureum Abstract Diabetes Mellitus (DM) type-2 is a metabolic disorder disease characterized by an increase in blood glucose due to a decrease in insulin secretion by pancreatic beta cells or impaired insulin function (insulin resistance). The most appropriate way to monitoring a people with DM is by checking the HbA1c. DM usually known as a silent killer disease which is realized by patients and is known after complications occur. DM complications include macro blood vessels and micro blood vessels such as diabetic nephropathy. Diabetic nephropathy is a complication of DM in kidneys that can end up as kidney failure. The indicators to see if there a damage to kidney function is by examining urea. An increase in urea levels can also be called uremia. The purpose of this study was to determine the relationship between HbA1c levels and urea levels in patients who have a history of type 2 DM. Research methods The method used in this study is cross-sectional or observational analytic. The results of secondary data obtained from the Kahuripan Tasikmalaya Health Center were processed using software, named SPSS using Kendall's test. The results of the statistical test of the relationship between HbA1c levels with urea p = 0.223 so that the significant value was p> 0.05. The conclusion of this study is to ensure there is no relationship between HbA1c levels and urea levels in patients with type-2 DM. Keywords: Type-2 diabetes mellitus, HbA1c, Urea

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: KTI DIII-Analis Kesehatan/TLM
Divisions: Prodi Analis Kesehatan
Depositing User: A.Md.Ak. Sri Indriyani
Date Deposited: 19 Sep 2022 02:11
Last Modified: 19 Sep 2022 02:11
URI: https://repository.universitas-bth.ac.id/id/eprint/1936

Actions (login required)

View Item View Item