ANALISA FARMAKOEKONOMI TERHADAP PASIEN INFEKSI SALURAN KEMIH DENGAN METODE COST MINIMIZATION ANALYSIS (CMA) DI RSUD dr.SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA

Maulidina, Yuni (2022) ANALISA FARMAKOEKONOMI TERHADAP PASIEN INFEKSI SALURAN KEMIH DENGAN METODE COST MINIMIZATION ANALYSIS (CMA) DI RSUD dr.SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA. Sarjana thesis, UNIVERSITAS BTH TASIKMALAYA.

[img] Text (COVER DAN ABSTRAK)
COVER DAN ABSTRAK.pdf

Download (193kB)
[img] Text (BAB I - BAB V)
BAB I - BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (883kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (276kB)

Abstract

ANALISA FARMAKOEKONOMI TERHADAP PASIEN INFEKSI SALURAN KEMIH DENGAN METODE COST MINIMIZATION ANALYSIS (CMA) DI RSUD dr.SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA Yuni Maulidina1*, Muharam Priatna2, Winda Trisna Wulandari3 1 Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas BTH, Jl. Cilolohan 36 Tasikmalaya, Indonesia *E-mail korespondensi: yunimaulidina25@gmail.com ABSTRAK Infeksi saluran kemih ialah kondisi dimana adanya mikroorganisme dalam urin dengan jumlah yang banyak sehingga menyebabkan infeksi pada saluran kemih. Penggunaan antibiotik pada pasien yang berbeda dapat memberikan biaya yang berbeda juga, dimana dengan biaya yang telah dikeluarkan tersebut belum tentu menjamin efektivitas kesembuhan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya yang dikeluarkan pasien dan efektivitas penggunaan antibiotik ISK berdasarkan lama rawat di RSUD dr.Soekardjo Kota Tasikmalaya di ruang kelas I dan kelas III menggunakan analisis Farmakoekonomi dengan metode Cost Minimization Analysis (CMA). Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif observasional dengan desain penelitian cross sectional dan pengambilan data secara retrospektif dari bulan Januari 2020 - Desember 2021. Hasil penelitian menunjukan bahwa terapi antibiotik yang sering digunakan di RUSD dr.Soekardjo Kota Tasikmalaya yaitu cefixime sebanyak 13 pasien, analisis menunjukan bahwa biaya terapi antibiotik yang paling rendah di ruang kelas I yaitu terapi antibiotik kombinasi cefotaxime+ampicillin sebesar Rp. 1.566.702,39 dan kelas III yaitu azithromycin sebesar Rp. 1.566.407,86. Sedangkan biaya terapi antibiotik yang paling rendah berdasarkan efektivitas lama rawat inap di ruang kelas I dan III yaitu terapi antibiotik ceftriaxone injeksi sebesar Rp. 1.541.189,55 pada ruang kelas I dan sebesar Rp. 1.412.172,50 pada ruang kelas III. Kata kunci: Antibiotik, Cost Minimization Analysis (CMA), Farmakoekonomi, Infeksi Saluran Kemih. ABSTRACT Urinary tract infection is a condition in which the presence of microorganisms in the urine in large numbers causes infection in the urinary tract. The use of antibiotics in different patients can provide different costs as well, where the costs that have been incurred do not necessarily guarantee the effectiveness of the patient's recovery. This study aims to analyze the costs incurred by the patient and the effectiveness of the use of UTI antibiotics based on the length of stay at dr. Soekardjo Hospital, Tasikmalaya City in class I and class III rooms using Pharmacoeconomic analysis with the Cost Minimization Analysis (CMA) method. This study used a descriptive observational research method with a cross sectional research design and retrospective data collection from January 2020 - December 2021. The results showed that the antibiotic therapy that was often used at dr. Soekardjo Hospital, Tasikmalaya City, was cefixime as many as 13 patients, the analysis showed that the lowest cost of antibiotic therapy in the class I room, namely the combination of cefotaxime + ampicillin antibiotic therapy of Rp. 1,566,702,39 and class III, namely azithromycin of Rp. 1,566,407.86. While the lowest cost of antibiotic therapy based on the effectiveness of the length of stay in class I and III rooms is ceftriaxone injection antibiotic therapy of Rp. 1,541,189.55 in class I and Rp. 1,412,172.50 in class III. Keywords: Antibiotics, Cost Minimization Analysis (CMA), Pharmacoeconomics, Urinary Tract Infection.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: S1-Skripsi Farmasi
Divisions: Prodi Farmasi
Depositing User: S.Farm Yuni Maulidina
Date Deposited: 26 Sep 2022 01:52
Last Modified: 26 Sep 2022 01:52
URI: https://repository.universitas-bth.ac.id/id/eprint/2117

Actions (login required)

View Item View Item