ANALISIS SENYAWA FRAKSI METANOL DAUN KARUK (Piper sarmentosum Roxb) MENGGUNAKAN METODE LIQUID CHROMATOGRAPHY-MASS SPECTROMETRY (LC-MS) DAN UJI TOKSISITAS AKUT

KHOIROH, ITSNA ROFIIDATUL (2022) ANALISIS SENYAWA FRAKSI METANOL DAUN KARUK (Piper sarmentosum Roxb) MENGGUNAKAN METODE LIQUID CHROMATOGRAPHY-MASS SPECTROMETRY (LC-MS) DAN UJI TOKSISITAS AKUT. Sarjana thesis, UNIVERSITAS BTH TASIKMALAYA.

[img] Text (COVER DAN ABSTRAK)
COVER DAN ABSTRAK.pdf

Download (300kB)
[img] Text (BAB I - BAB V)
BAB I - BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (911kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (257kB)

Abstract

Daun Karuk (Piper sarmentosum Roxb) merupakan tanaman herbal yang memiliki khasiat secara empiris. Tanaman herbal yang biasa digunakan oleh masyarakat harus diuji toksisitasnya untuk memastikaan keamanan tanaman tersebut ketika digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis senyawa prediksi yang terdapat pada fraksi metanol daun karuk dan pengujian toksisitas akut. Untuk mengetahui jenis senyawa pada fraksi metanol menggunakan metode Liquid Chromatography-Mass Spectrometry (LC-MS), sedangkan untuk uji toksisitas akut menggunakan metode dari OECD 425 (Up and Down Procedure) dengan uji batas (limit test) 2000 mg/kg dan 5000 mg/kg. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa dari hasil analisis LC-MS fraksi metanol daun karuk (Piper sarmentosum Roxb) mengandung prediksi senyawa 4’,5,6,7Tetramethoxyflavone (342,30 g/mol), Quercetin 3-sulfate (382,30 g/mol), Kaempferol 3-O-(2”rhamnosyl-galactoside) 7-O-rhamnoside (740,70 g/mol), Quercetin 7-(6”-galloylglucoside) (616,50 g/mol), Valoneic acid dilactone (470,28 g/mol) dan Kaemferol 7-methyl ether-3[3-hydroxy3-methylglutaryl-(1->6)]-apionyl-(1->2)-galactoside (738,2 g/mol). Hasil pengujian toksisitas akut pada tikus dengan uji batas 2000 mg/kg dan 5000 mg/kg tidak terdapat kematian (LD50>5000mg/kg), tidak menunjukkan gejala toksisitas, berat badan tikus dan indeks organ yang diolah secara statistik tidak adanya perbedaan yang signifikan (p>0,05), sedangkan pada pengamatn histopatologi organ hati dan ginjal tikus menunjukkan terjadinya pendarahan pada perlakuan dosis 2000-5000 mg/kgbb.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: S1-Skripsi Farmasi
Divisions: Prodi Farmasi
Depositing User: S.Farm Itsna Rofiidatul Khoiroh
Date Deposited: 27 Sep 2022 02:07
Last Modified: 27 Sep 2022 02:07
URI: https://repository.universitas-bth.ac.id/id/eprint/2253

Actions (login required)

View Item View Item