ANALISIS PROSES PELAPORAN DATA KASUS PENYAKIT OTENSIAL KEJADIAN LUAR BIASA (KLB) PADA SISTEM KEWASPADAAN DINI DAN RESPON (SKDR) DI RUMAH SAKIT KOTA TASIKMALAYA

Nurhasanah, Lutfiah (2026) ANALISIS PROSES PELAPORAN DATA KASUS PENYAKIT OTENSIAL KEJADIAN LUAR BIASA (KLB) PADA SISTEM KEWASPADAAN DINI DAN RESPON (SKDR) DI RUMAH SAKIT KOTA TASIKMALAYA. Sarjana thesis, UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA TASIKMALAYA.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
COVER DAN ABSTRAK.pdf

Download (245kB)
[img] Text (BAB I - BAB V)
BAB I - BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (619kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (176kB)

Abstract

UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA FAKULTAS ILMU KESEHATAN PROGRAM STUDI SARJANA ADMINISTRASI RUMAH SAKIT Skripsi, Juni 2026 Lutfiah Nurhasanah Analisis Proses Pelaporan Data Kasus Penyakit Potensial Kejadian Luar Biasa (KLB) pada Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) di Rumah Sakit Kota Tasikmalaya xvii + 120 halaman + 1 tabel + 10 lampiran Abstrak Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) merupakan bagian dari surveilans epidemiologi yang berfungsi untuk mendeteksi dini penyakit berpotensi Kejadian Luar Biasa (KLB). Pelaksanaan pelaporan SKDR di rumah sakit membutuhkan pengelolaan data yang baik, koordinasi antarunit, serta dukungan sumber daya dan teknologi informasi agar informasi yang dihasilkan dapat digunakan dalam upaya kewaspadaan dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pelaporan SKDR di rumah sakit Kota Tasikmalaya, meliputi mekanisme input data kasus penyakit potensial KLB, pelaksanaan pelaporan SKDR, serta tantangan dalam keberlanjutan pelaporan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dipilih secara purposive dari petugas yang terlibat dalam pelaksanaan SKDR. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa input data SKDR dilakukan melalui pengumpulan data dari berbagai unit pelayanan, seperti IGD, rawat jalan, rawat inap, rekam medis, dan laboratorium, kemudian dilakukan verifikasi sebelum dimasukkan ke sistem SKDR. Pelaporan dilakukan secara rutin sebagai bagian dari surveilans berbasis indikator (IBS) serta didukung dengan tindak lanjut kasus melalui surveilans berbasis kejadian (EBS). Pelaksanaan SKDR didukung oleh koordinasi antarunit, monitoring, pemanfaatan teknologi informasi, serta keterlibatan berbagai profesi. Namun masih ditemukan tantangan berupa keterbatasan SDM, rangkap tugas, kebutuhan pelatihan, gangguan sistem, dan belum optimalnya penugasan formal petugas. Pelaksanaan pelaporan SKDR di rumah sakit Kota Tasikmalaya telah berjalan melalui proses pengelolaan data, pelaporan, dan tindak lanjut kasus. Keberlangsungan pelaporan dipengaruhi oleh kesiapan petugas, koordinasi, dukungan teknologi, dan sistem kerja rumah sakit. Disarankan bagi manajemen rumah sakit untuk menerbitkan SK penugasan khusus, mengadakan pelatihan berkala, serta memperkuat infrastuktur teknologi informasi menjaga keberlangsungan sistem pelaporan. Kata Kunci : SKDR, Surveilans Epidemiologi, KLB, Rumah Sakit

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: S-1 Skripsi Administrasi Rumah Sakit
Divisions: Prodi S-1 Administrasi Rumah Sakit
Depositing User: S.Farm Lutfiah Nurhasanah
Date Deposited: 13 Jul 2026 06:35
Last Modified: 13 Jul 2026 06:35
URI: https://repository.universitas-bth.ac.id/id/eprint/5265

Actions (login required)

View Item View Item