TINGKAT KEPATUHAN PASIEN TUBERKULOSIS PARU DALAM TERAPI OBAT ANTI TUBERCULOSIS (OAT) DI PUSKESMAS CISITU SUMEDANG PERIODE JULI - SEPTEMBER 2025

Yuliani, Renny (2026) TINGKAT KEPATUHAN PASIEN TUBERKULOSIS PARU DALAM TERAPI OBAT ANTI TUBERCULOSIS (OAT) DI PUSKESMAS CISITU SUMEDANG PERIODE JULI - SEPTEMBER 2025. Sarjana thesis, UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA TASIKMALAYA.

[img] Text (1. COVER DAN ABSTRAK)
1. COVER ABSTRAK.pdf

Download (210kB)
[img] Text (2. BAB 1-5)
3. BAB 1-5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (768kB) | Request a copy
[img] Text (3. DAFTAR PUSTAKA)
4. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (169kB)

Abstract

Tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang menempati peringkat kedua dunia dalam beban TBC, dengan tantangan pengobatan yang lebih besar di wilayah pedesaan akibat keterbatasan akses layanan kesehatan dan rendahnya literasi kesehatan masyarakat. Keberhasilan terapi TBC sangat bergantung pada kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan Obat Anti Tuberkulosis jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan minum obat serta menganalisis hubungannya dengan karakteristik pasien TBC paru di UPTD Puskesmas Cisitu Kabupaten Sumedang. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dilakukan pada 30 pasien TBC paru kategori 1 yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner karakteristik responden dan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8), kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square atau Fisher’s Exact dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat kepatuhan tinggi (86,7%), sedangkan kepatuhan sedang dan rendah masing-masing sebesar 3,3% dan 10,0%. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kepatuhan dengan usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, status ekonomi, maupun kebiasaan merokok (p > 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun berada di wilayah pedesaan dengan tantangan geografis dan sosial ekonomi, kepatuhan pengobatan pasien TBC paru tergolong tinggi, mencerminkan efektivitas penerapan strategi DOTS dan dukungan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan. Kata kunci: Tuberkulosis, kepatuhan minum obat, MMAS-8, DOTS, pelayanan kesehatan pedesaan.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Contact Email: Rennyyul@gmail.com
Subjects: S1-Skripsi Farmasi
Divisions: Prodi Farmasi
Depositing User: S.Farm Renny Yuliani
Date Deposited: 11 Aug 2026 06:23
Last Modified: 11 Aug 2026 06:23
URI: https://repository.universitas-bth.ac.id/id/eprint/5374

Actions (login required)

View Item View Item