Sutiawan, Agus (2026) AKTIVITAS SEDIAAN HYDROGEL FOARMING SPRAY (HFS) MENGANDUNG NANOEMULSI EKSTRAK DAUN KIRINYUH (Chromolaena odorata L.) SEBAGAI TERAPI LUKA DIABETES. Sarjana thesis, UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA.
|
Text (COVER dan ABSTRAK)
File 1-COVER dan ABSTRAK.pdf Download (221kB) |
|
|
Text (BAB I - BAB V)
File 3-BAB I - BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (481kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
File 4-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (184kB) |
Abstract
Agus Sutiawan Program Studi S1 Farmasi, Universitas Bakti Tunas Husada Tasikmalaya Abstrak Luka diabetes merupakan salah satu komplikasi kronis diabetes melitus yang ditandai dengan proses penyembuhan luka yang lambat akibat gangguan angiogenesis, peningkatan stres oksidatif, dan infeksi. Daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, saponin, dan fenol yang memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, antimikroba, dan penyembuh luka. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan nanoemulsi ekstrak daun kirinyuh ke dalam sediaan Hydrogel Foaming Spray (HFS), mengevaluasi karakteristik fisiknya, serta mengetahui aktivitas penyembuhan luka pada hewan model diabetes. Nanoemulsi ekstrak daun kirinyuh diformulasikan ke dalam enam formula HFS menggunakan kitosan larut air sebagai polimer pembentuk film, Tween 80 sebagai surfaktan, natrium benzoat sebagai pengawet, serta propilen glikol dan gliserin sebagai plastisizer dengan konsentrasi berbeda. Evaluasi sediaan meliputi organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, sudut semprot, dan keseragaman bobot semprot. Aktivitas penyembuhan luka dievaluasi secara in vivo pada hewan model diabetes dengan mengamati persentase penutupan luka selama masa pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula menghasilkan sediaan homogen, berwarna jernih hingga kuning muda, dan memenuhi persyaratan mutu sediaan topikal. Nilai pH berada pada rentang 4,96–5,49, viskositas 25,89–34,57 cP, sudut semprot 28,03–38,38°, serta bobot semprot yang seragam dengan nilai standar deviasi rendah. Formula terbaik diperoleh pada F1 yang mengandung propilen glikol 1%, dengan karakteristik fisik yang paling optimal. Hasil uji aktivitas menunjukkan bahwa sediaan HFS mengandung nanoemulsi ekstrak daun kirinyuh mampu mempercepat penyembuhan luka diabetes, dengan efektivitas terbaik ditunjukkan oleh Kelompok 6 yang menghasilkan persentase penutupan luka tertinggi selama masa pengamatan. Penelitian ini menunjukkan bahwa HFS mengandung nanoemulsi ekstrak daun kirinyuh berpotensi dikembangkan sebagai terapi topikal untuk mempercepat penyembuhan luka diabetes Kata kunci: Chromolaena odorata, daun kirinyuh, hydrogel foaming spray, nanoemulsi, luka diabetes, penyembuhan luka.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Contact Email: | agussutiawan0483@gmail.com |
| Subjects: | S1-Skripsi Farmasi |
| Divisions: | Prodi Farmasi |
| Depositing User: | S.Farm Agus Sutiawan |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 06:26 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 06:26 |
| URI: | https://repository.universitas-bth.ac.id/id/eprint/5458 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
