YSTEMATIC LITERATURE REVIEW : AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK MENIRAN (Phyllanthus niruri) MENGGUNAKAN METODE ABTS, DPPH, FRAP DAN ORAC

ILLAVANA, NAZARA (2026) YSTEMATIC LITERATURE REVIEW : AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK MENIRAN (Phyllanthus niruri) MENGGUNAKAN METODE ABTS, DPPH, FRAP DAN ORAC. Sarjana thesis, UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover, Abstrak Indonesia, Abstrak Inggris.pdf

Download (248kB)
[img] Text (BAB I-BAB V)
BAB I - BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (988kB) | Request a copy
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (244kB)

Abstract

Meniran (Phyllanthus niruri) merupakan tanaman herbal yang mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, polifenol, dan tanin yang berperan sebagai antioksidan alami. Senyawa tersebut mampu menetralisir radikal bebas yang berkontribusi terhadap stres oksidatif dan perkembangan penyakit degeneratif. Aktivitas antioksidan ekstrak meniran telah banyak dilaporkan menggunakan berbagai metode uji, antara lain DPPH, ABTS, FRAP, dan ORAC, yang masing-masing merepresentasikan mekanisme kerja antioksidan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan mengevaluasi aktivitas antioksidan ekstrak meniran berdasarkan hasil penelitian terdahulu serta menelaah peran pendekatan multi-method dalam memberikan gambaran potensi antioksidan yang lebih komprehensif sebagai dasar pengembangan fitofarmaka. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) terhadap artikel ilmiah yang diterbitkan pada periode 2015–2025. Penelusuran literatur dilakukan melalui basis data Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect. Seleksi artikel mengikuti alur Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data yang diekstraksi meliputi metode uji antioksidan (DPPH, ABTS, FRAP, dan ORAC), jenis pelarut, bagian tanaman, serta parameter aktivitas antioksidan seperti nilai IC₅₀, kapasitas reduksi, dan ekuivalen Trolox. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekstrak meniran secara umum memiliki aktivitas antioksidan kategori sedang hingga kuat, dengan variasi nilai aktivitas antar penelitian. Metode DPPH menunjukkan konsistensi hasil dan jumlah artikel inklusi terbanyak, khususnya pada ekstrak etanol bagian daun dengan nilai IC₅₀ rendah. Metode ABTS dan FRAP memberikan informasi pendukung mengenai kemampuan penangkapan radikal bebas dan kapasitas reduksi, sedangkan metode ORAC menunjukkan aktivitas antioksidan secara kinetik yang mendekati kondisi biologis. Pendekatan multi-method memberikan gambaran aktivitas antioksidan ekstrak meniran yang lebih komprehensif dan mekanistik. Berdasarkan konsistensi hasil dan kekuatan data, metode DPPH merupakan metode yang paling representatif, sementara metode ABTS, FRAP, dan ORAC berperan sebagai pendukung dalam memperkuat dasar ilmiah pengembangan ekstrak meniran sebagai kandidat bahan baku fitofarmaka berbasis antioksidan.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Contact Email: nazaraaaiel@gmail.com
Subjects: S1-Skripsi Farmasi
Divisions: Prodi Farmasi
Depositing User: S.Farm Nazara illavana
Date Deposited: 26 Aug 2026 02:47
Last Modified: 26 Aug 2026 02:47
URI: https://repository.universitas-bth.ac.id/id/eprint/5543

Actions (login required)

View Item View Item