Fauziyyah, Alya Nisrina (2026) TEKNOLOGI MOISTURIZER GEL MENGANDUNG FITOSOM ZEAXANTHIN SEBAGAI PENINGKAT KELEMBABAN PADA KULIT. Sarjana thesis, UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA.
|
Text (COVER dan ABSTRAK)
File 1.pdf Download (144kB) |
|
|
Text (BAB I - BAB V)
file 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
file 4.pdf Download (388kB) |
Abstract
TEKNOLOGI MOISTURIZER GEL MENGANDUNG FITOSOM ZEAXANTHIN SEBAGAI PENINGKAT KELEBABAN PADA KULIT Alya Nisrina Fauziyyah Program Studi S1 Farmasi, Universitas Bakti Tunas Husada Zeaxanthin merupakan senyawa karotenoid yang memiliki kemampuan sebagai antioksidan serta berpotensi untuk dikembangkan sebagai bahan aktif pelembab kulit. Namun, stabilitas yang rendah serta kelarutan yang terbatas menjadi kendala dalam pengembangan sediaan topikal. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengembangkan formulasi dan mengevaluasi sediaan moisturizer gel yang mengandung fitosom zeaxanthin sebagai peningkat kelembaban kulit. Zeaxanthin dikarakterisasi menggunkan Fourier Transform Infrared (FTIR) dan diuji aktivitaas antioksidannya dengan metode DPPH yang dinyatakan sebagai Ascorbid Acid Equivalent Antioxidant Capacity (AEAC). Fitosom zeaxanathin dibuat menggunakan metode hidrasi lapis tipis dengan variasi konsentrasi zeaxanthin 5 mg (F1), 7,5 mg (F2), dan 10 mg (F3). Evaluasi fitosom meliputi organoleptik, ukuran partikel, potensial zeta, efisiensi penjerapan, pH, serta indeks polidispersitas. Selanjutnya fitosom diformulasikan ke dalam sediaan moisturizer gel dan dilakuukan evaluasi fisik, stabilitas, iritasi, hedonik, serta efektivitas kelembaban kulit. Hasil FTIR menunjukkan karakteristik gugus fungsi yang sesuai dengan zeaxanthin. Aktivitas antioksidan zeaxanthin sebesar 18,58 ± 0,26 mg AEAC/g. Fitosom yang dihasilkan memiliki efisiensi penjerapan tinggi sebesar 98,81–99,25%, ukuran partikel 128,20–187,50 nm, indeks polidispersitas <0,5, dan pH 6,90–7,10. Semua sediaan memenuhi persyaratan fisik yang baik sebagai moisturizer gel dengan rentang pH 5,60–5,91, daya sebar 5,3–5,7 cm, daya lekat 5,47–6,03 detik, viskositas 31.813–42.683 cP, tidak menimbulkan iritasi dan meningkatkan kelembapan kulit sebesar 67,83–81,47%. F3 memberikan peningkatan kelembaban kulit yang paling tinggi. Zeaxanthin dalam bentuk fitosom dapat diformulasikan ke dalam moisturizer gel yang memenuhi semua parameter evaluasi dan F3 menunjukkan hasil yang terbaik. Kata kunci: zeaxanthin, fitosom, moisturizer gel, antioksidan, kelembapan kulit
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Contact Email: | alyanisrina867@gmail.com |
| Subjects: | S1-Skripsi Farmasi |
| Divisions: | Prodi Farmasi |
| Depositing User: | S.Farm alya nisrina fauziyyah |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 00:46 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 00:46 |
| URI: | https://repository.universitas-bth.ac.id/id/eprint/5598 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
