Anggraita, Dika Nur (2026) AKTIVITAS ANTIANEMIA SERTA HEPATOPROTEKTIF MINYAK SACHA INCHI (Plukenetia volubilis L.) PADA MENCIT BETINA TERINDUKSI NATRIUM NITRIT (NaNO2) BERDASARKAN KADAR HEMOGLOBIN DAN ALANIN AMINOTRASFERASE (ALT). Sarjana thesis, UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA.
|
Text (Cover dan Abstrak)
COVER DAN ABSTRAK.pdf Download (194kB) |
|
|
Text (Bab 1 - Bab 5)
Bab 1 - Bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (814kB) | Request a copy |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Download (281kB) |
Abstract
Anemia merupakan masalah kesehatan yang masih banyak ditemukan di masyarakat dan dapat menyebabkan gangguan fungsi organ akibat menurunnya kadar hemoglobin. Prevalensi anemia di Indonesia tergolong tinggi sekitar 32% remaja berusia 12–24 tahun mengalami anemia. Salah satu agen yang dapat menginduksi anemia adalah natrium nitrit (NaNO₂), yang juga berpotensi menyebabkan kerusakan hati akibat stres oksidatif. Minyak Sacha Inchi (Plukenetia volubilis L.) diketahui mengandung asam lemak esensial dan senyawa antioksidan yang berpotensi sebagai agen antianemia dan hepatoprotektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antianemia dan hepatoprotektif minyak sacha inchi pada mencit betina yang diinduksi natrium nitrit. Minyak sacha inchi diperoleh melalui ekstraksi maserasi menggunakan pelarut n-heksana, kemudian dilakukan karakterisasi ekstrak berdasarkan rendemen dan bobot jenis. Pengujian aktivitas dilakukan secara in vivo menggunakan 25 ekor mencit betina yang dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kontrol negatif, kontrol positif (Fe), serta kelompok perlakuan minyak sacha inchi dosis 50, 100, dan 150 mg/kg BB selama 14 hari. Parameter yang diamati meliputi kadar hemoglobin menggunakan Hematology Analyzer dan kadar Alanine Aminotransferase (ALT) menggunakan Auto Chemistry Analyzer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak sacha inchi memiliki rendemen sebesar 62,54% dan bobot jenis 0,91 g/mL. Dosis terendah (50 mg/kg BB) memberikan peningkatan kadar hemoglobin paling optimal (101,29%), mendekati efek kontrol positif tablet Fe (134,54%), sedangkan dosis tertinggi (150 mg/kg BB) memberikan penurunan kadar ALT terbesar (38%), secara bermakna melampaui kontrol positif (4%). Uji One-Way ANOVA mengkonfirmasi adanya perbedaan bermakna antar kelompok baik pada peningkatan kadar hemoglobin (F = 21,107; p = 0,000) maupun penurunan kadar ALT (F = 4,266; p = 0,012). Temuan ini menunjukkan pola dual-action yang bergantung pada dosis, yaitu aktivitas antianemia optimal pada dosis rendah dan aktivitas hepatoprotektif optimal pada dosis tinggi, sehingga minyak sacha inchi berpotensi dikembangkan sebagai agen antianemia dan hepatoprotektif alami.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Contact Email: | dikafkk2@gmail.com |
| Subjects: | S1-Skripsi Farmasi |
| Divisions: | Prodi Farmasi |
| Depositing User: | S.Farm Dika Nur Anggraita |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 02:17 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 02:17 |
| URI: | https://repository.universitas-bth.ac.id/id/eprint/5599 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
