PEMBENTUKAN DAN KARAKTERISASI KOKRISTAL PARASETAMOL - 4,4'- BIPIRIDIN MENGGUNAKAN METODE ANTISOLVEN DENGAN PELARUT ETANOL

Windarti, Wina (2026) PEMBENTUKAN DAN KARAKTERISASI KOKRISTAL PARASETAMOL - 4,4'- BIPIRIDIN MENGGUNAKAN METODE ANTISOLVEN DENGAN PELARUT ETANOL. Sarjana thesis, UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA TASIKMALAYA.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
1. COVER + ABSTRAK + ABSTRACT.pdf

Download (919kB)
[img] Text (BAB I - BAB V)
3. BAB I - V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (Daftar Pustaka)
4. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB)

Abstract

PROGRAM STUDI S1 FARMASI FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA TASIKMALAYA karya tulis ilmiah, Juli 2026 Wina Windarti Parasetamol adalah obat analgesik dan antipiretik. Namun, parasetamol memiliki keterbatasan, terutama kelarutan dan laju disolusi yang rendah, yang dapat mempengaruhi bioavailabilitas serta efek terapinya. Pembentukan kokristal merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan sifat fisikokimia parasetamol Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membentuk dan mengkarakterisasi kokristal parasetamol-4,4’-bipiridin menggunakan metode antisolven serta mengevaluasi pengaruhnya terhadap sifat wettability, kelarutan, dan laju disolusi intrinsik. Metode: Kokristal dibuat dengan melarutkan parasetamol dan 4,4’-bipiridin dalam etanol sebagai good solvent, kemudian ditambahkan ke dalam aqua demineralisasi dengan suhu 3⸰C sebagai antisolven. Karakterisasi dilakukan menggunakan Hot Stage Microscopy (HSM), Differential Scanning Calorimetry (DSC), Attenuated Total Reflectance-Fourier Transform Infrared Spectroscopy (ATR-FTIR), dan Powder X-Ray Diffraction (PXRD), Evaluasi meliputi uji wettability, kelarutan, dan disolusi intrinsik. Hasil: Hasil Karakterisasi menunjukan terbentuknya fase kristal baru yang ditandai dengan adanya pergeseran gugus fungsi pada spektrum ATR-FTIR, munculnya titik leleh baru, terbentuknya puncak difraksi baru pada pola PXRD yang menandakan terjadinya pembentukan struktur kokristal. Selain itu, hasil uji kelarutan dan uji disolusi intrinsik kokristal parasetamol menggalami peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan parasetamol murni. Kesimpulan: Kokristal parasetamol-4,4’- bipiridin berhasil dibentuk menggunakan metode antisolven dan mampu meningkatkan sifat fisikokimia parasetamol.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Contact Email: win.windarti2727@gmail.com
Subjects: S1-Skripsi Farmasi
Divisions: Prodi Farmasi
Depositing User: S.Farm Wina Windarti
Date Deposited: 31 Aug 2026 01:26
Last Modified: 31 Aug 2026 01:26
URI: https://repository.universitas-bth.ac.id/id/eprint/5641

Actions (login required)

View Item View Item