UJI AKTIVITAS NORI DAUN KATUK (Sauropus androgynus (L.) Merr.) TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) MODEL ANEMIA DEFISIENSI BESI

INSANI, IMELDA DWI (2026) UJI AKTIVITAS NORI DAUN KATUK (Sauropus androgynus (L.) Merr.) TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) MODEL ANEMIA DEFISIENSI BESI. Sarjana thesis, UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA.

[img] Text (COVER DAN ABSTRAK)
File 1 Cover + Abstrak.pdf

Download (248kB)
[img] Text (BAB I - BAB V)
File 3 BAB I-V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (810kB) | Request a copy
[img] Text (Daftar Pustaka)
File 4 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (187kB)

Abstract

Anemia defisiensi besi ditandai dengan penurunan kadar hemoglobin yang disebabkan oleh tidak mencukupinya ketersediaan zat besi dalam tubuh. Daun katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr.) diketahui mengandung zat gizi dan senyawa bioaktif yang berpotensi mendukung pembentukan hemoglobin. Penelitian ini dilakukan guna mengkaji aktivitas nori berbahan daun katuk dalam menaikkan kadar hemoglobin, menggunakan tikus putih (Rattus norvegicus) model anemia defisiensi besi sebagai objek uji. Desain eksperimental diterapkan dalam penelitian ini dengan melibatkan 25 ekor tikus putih jantan galur Wistar, yang dibagi ke dalam lima kelompok berbeda, yaitu kelompok kontrol negatif, kontrol positif, dan tiga kelompok dosis (dosis I, II, dan III). Induksi anemia dilakukan menggunakan aluminium sulfat, kemudian kelompok perlakuan diberikan suspensi nori daun katuk dengan dosis bertingkat sebesar 100, 200, dan 400 mg/kgBB. Kadar hemoglobin diukur pada hari ke-1, hari ke-8, dan hari ke-22. Berdasarkan hasil penelitian, nori daun katuk terbukti mengandung enam golongan senyawa, yaitu alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, kuinon, dan polifenol. Setelah pemberian perlakuan, kadar hemoglobin meningkat pada seluruh kelompok dosis, dengan hasil terbaik pada dosis III sebesar 16,38 g/dL dan persentase peningkatan 67,48%. Uji ANOVA mengonfirmasi terdapat perbedaan yang bermakna antar kelompok pada hari ke-22, dengan nilai signifikansi p<0,001. Berdasarkan uji lanjut LSD, dosis III tidak menunjukkan perbedaan bermakna dibandingkan kontrol positif, dengan nilai p=0,119. Berdasarkan hasil tersebut, nori daun katuk memiliki aktivitas dalam meningkatkan kadar hemoglobin, dengan dosis optimal sebesar 400 mg/kgBB.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Contact Email: imeldadwiinsani266@gmail.com
Subjects: S1-Skripsi Farmasi
Divisions: Prodi Farmasi
Depositing User: S.Farm Imelda Dwi Insani
Date Deposited: 31 Aug 2026 01:49
Last Modified: 31 Aug 2026 01:49
URI: https://repository.universitas-bth.ac.id/id/eprint/5652

Actions (login required)

View Item View Item