PENGGUNAAN BROMTIMOL BIRU SEBAGAI ALTERNATIF PEWARNA DNA

ANINDITHA, FANY ELIA (2018) PENGGUNAAN BROMTIMOL BIRU SEBAGAI ALTERNATIF PEWARNA DNA. Diploma thesis, STIKes BTH Tasikmalaya.

[img] Text (KTI)
KTI PDF.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

DNA merupakan molekul penyusun kromosom yang tersusun atas basa-basa nukleotida, gula pentosa dan deoksiribosa. Pemeriksaan DNA menggunakan Elektroforesis Gel Agarose tujuannya untuk memisahkan suatu campuran molekul DNA menjadi pita-pita yang masing-masing terdiri atas molekul DNA dengan panjang yang sama. Pada proses Elektroforesis untuk memvisualisasikan DNA. Sampai saat ini pewarna yang digunakan untuk mewarnai DNA adalah Ethidium Bromide (EtBr), SYBR Safe dan yang lainnya. Pewarna tersebut memiliki sifat karsinogeni dan mutagenik yang sangat berbahaya serta membutuhkan bantuan alat lain untuk melihat pita DNA, maka tujusn penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pewarna lain yang lebih mudah dan aman digunakan untuk pewarnaan DNA. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen. Pada penelitian ini darah yang akan di jadikan sampel diambil dari darah manusia normal yang kemudian akan di isolasi DNA nya terlebih dahulu, DNA hasil isolasi divisualisasikan menggunakan Elektroforesis Gel Agarose. Dalam metode elektroforesis gel agarose ini peneliti menggunakan pewarna Bromtimol Biru (BTB) sebagai alternatif pewarna DNA. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan hasil yang didapat pada pewarnaan DNA menggunakan metode Elektroforesis Gel Agarose dengan pewarna Bromtimol Biru tidak memunculkan hasil yang positif itu berarti pewarna yang diujikan tidak dapat mewarnai DNA kemungkinan dikarnakan konsentrasi yang terlalu besar dan DNA yang terlalu tipis atau dikarenakan Bromtimol Biru memiliki muatan 0 yang tidak dapat bermigrasi pada gel elektroforesis dan tidak dapat berikatan dengan DNA karena DNA memiliki muatan yang negatif. Jadi, dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pewarna Bromtimol Biru tidak dapat mewarnai DNA karena memiliki muatan 0 yang pada saat proses Elektroforesis menyebabkan pewarna Bromtimol Biru tidak dapat ikut bermigrasi dengan DNA. Kata Kunci : DNA, Elektroforesis Gel Agarose, Bromtimol Biru.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: KTI DIII-Analis Kesehatan/TLM
Divisions: Prodi Analis Kesehatan
Depositing User: Sherin Theresina Zaitun
Date Deposited: 04 May 2020 04:30
Last Modified: 04 May 2020 04:30
URI: https://repository.universitas-bth.ac.id/id/eprint/569

Actions (login required)

View Item View Item