Arunita, Rahmania (2022) ISOLASI DAN PEMANFAATAN PROTEIN DARI BIJI KOPI ROBUSTA (Coffea canephora) SEGAR DALAM FORMULASI EYE SERUM SEBAGAI ANTIOKSIDAN ALAMI. Sarjana thesis, UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA.
|
Text (Cover dan Abstrak)
1. Cover, Abstrak Indonesia dan Inggris .pdf Download (260kB) |
|
|
Text (BAB I - V)
3. BAB I - V.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
4. Daftar Pustaka .pdf Download (214kB) |
Abstract
PROGRAM STUDI S1 FARMASI FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA TASIKMALAYA KARYA ILMIAH SKRIPSI, AGUSTUS 2026 RAHMANIA ARUNITA Kebutuhan akan produk kosmetik berbahan alami semakin meningkat seiring kesadaran konsumen akan keamanan dan keberlanjutan lingkungan. Biji kopi robusta (Coffea canephora) memiliki kandungan protein yang cukup tinggi (8-12% dari berat kering) yang berpotensi sebagai antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi protein dari biji kopi robusta segar, memformulasikannya dalam sediaan eye serum, serta mengevaluasi sifat fisik dan kapasitas antioksidannya. Isolasi protein dilakukan dengan metode ekstraksi alkali diikuti dengan presipitasi isoelektrik pada pH 4 setelah tahap penghilangan lemak (defatting) menggunakan pelarut n-heksana, menghasilkan rendemen isolat protein sebesar 5,235%. Analisis kuantitatif isolat protein dilakukan menggunakan metode Bradford dengan pembanding Bovine Serum Albumin (BSA) pada panjang gelombang 595 nm, menghasilkan persamaan regresi linier y = 0,0052x + 0,2624 (R² = 0,995), dengan kadar protein sampel sebesar 34,28 ppm (0,0342 mg/mL). Sediaan eye serum diformulasikan menggunakan Hydroxyethyl cellulose sebagai gelling agent. Evaluasi fisik meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, waktu kering, dan daya sebar. Aktivitas antioksidan dievaluasi menggunakan metode penangkapan radikal bebas DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ekstraksi alkali dan pengendapan titik isoelektrik berhasil memperoleh produk berupa isolat protein kering. Formulasi eye serum (F1) menunjukkan karakteristik fisik yang baik, homogen, memiliki pH yang aman bagi kulit yaitu 6,03 ± 0,17, viskositas yang sesuai, serta daya sebar yang baik. Uji antioksidan membuktikan isolat protein biji kopi robusta segar memiliki aktivitas penangkap radikal bebas yang efektif dengan rata-rata persentase inhibisi DPPH sebesar 58,10%. Dapat disimpulkan bahwa isolat protein dari biji kopi robusta segar dapat dimanfaatkan secara efektif sebagai bahan aktif kosmetik dalam sediaan eye serum yang stabil dengan potensi efek antioksidan alami untuk melindungi kulit area sekitar mata dari stres oksidatif. Kata Kunci: Coffea canephora, Isolasi Protein, Eye Serum, Metode Bradford, Antioksidan, DPPH
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Contact Email: | rahmaniaarunita24@gmail.com |
| Subjects: | S1-Skripsi Farmasi |
| Divisions: | Prodi Farmasi |
| Depositing User: | S.Farm Rahmania Arunita |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 03:38 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 03:39 |
| URI: | https://repository.universitas-bth.ac.id/id/eprint/5843 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
