IMPLEMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN: LATIHAN RANGE OF MOTION (ROM) DALAM MENGATASIGANGGUAN MOBILITAS FISIK PADA LANSIA PASCA STROKE DI PANTI WERDHA WELAS ASIH

Nuraeni, Gian Neesa Intan (2026) IMPLEMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN: LATIHAN RANGE OF MOTION (ROM) DALAM MENGATASIGANGGUAN MOBILITAS FISIK PADA LANSIA PASCA STROKE DI PANTI WERDHA WELAS ASIH. Diploma thesis, UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA TASIKMALAYA.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
COVER ABSTRAK (1).pdf

Download (435kB)
[img] Text (BAB I-BAB V)
BAB 1-5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (860kB) | Request a copy
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (236kB)

Abstract

PROGRAM STUDI D III KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA Karya Tulis Ilmiah, Juni 2026 Gian Neesa Intan Nuraeni Implementasi Asuhan Keperawatan: Latihan Range Of Motion (ROM) Dalam Mengatasi Gangguan Mobilitas Fisik Pada Lansia Pasca-Stroke Di Panti Jompo Welas Asih xiii + 77 halaman + 8 tabel + 16 lampiran ABSTRAK Latar Belakang: Stroke merupakan penyebab utama hemiparesis pada lansia yang memicu gangguan mobilitas fisik dan kekakuan sendi. Jika dibiarkan tanpa rehabilitasi terstruktur seperti latihan Range of Motion (ROM), lansia berisiko mengalami kontraktur permanen dan penurunan kualitas hidup. Tujuan: Menggambarkan implementasi asuhan keperawatan latihan ROM dalam mengatasi gangguan mobilitas fisik pada lansia pasca-stroke di Panti Jompo Welas Asih. Metode: Desain studi kasus deskriptif pada dua lansia pasca-stroke yang dipilih secara purposive sampling selama enam hari. Responden I (Tn. G, 66 tahun) diberikan ROM pasif, sedangkan Responden II (Tn. T, 55 tahun) diberikan ROM aktif mandiri. Kriteria keberhasilan diukur menggunakan skala Manual Muscle Testing (MMT). Hasil: Setelah intervensi enam hari, Responden I menunjukkan penurunan spastisitas otot dan pencegahan kontraktur, meskipun kekuatan otot tertahan di skala 2. Sementara itu, Responden II mengalami peningkatan kekuatan otot yang signifikan dari skala 2 menjadi skala 4 pada ekstremitas atas serta berkurangnya kekakuan sendi secara masif. Kesimpulan: Implementasi latihan ROM efektif meningkatkan kapasitas motorik, menjaga fleksibilitas sendi, serta mencegah komplikasi sekunder imobilitas pada lansia pasca-stroke. Kata Kunci: Lansia, Stroke, Gangguan Mobilitas Fisik, Range of Motion (ROM)

Item Type: Thesis (Diploma)
Contact Email: gianneesa@gmail.com
Subjects: KTI DIII-Keperawatan
Divisions: Prodi Keperawatan
Depositing User: A.Md.Kep. Gian neesa intan nuraeni
Date Deposited: 09 Sep 2026 02:32
Last Modified: 09 Sep 2026 02:32
URI: https://repository.universitas-bth.ac.id/id/eprint/5956

Actions (login required)

View Item View Item