Implementasi Latihan Range of Motion (ROM) Aktif Pada Pasien Stroke Dengan Masalah Keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik Di Ruang Melati 2 RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya

Maulana, Yusuf (2026) Implementasi Latihan Range of Motion (ROM) Aktif Pada Pasien Stroke Dengan Masalah Keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik Di Ruang Melati 2 RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Diploma thesis, UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
COVER DAN ASBTRAK YUSUF.pdf

Download (41kB)
[img] Text (BAB I - BAB V)
File 3 Bab 1-5 yusup.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (411kB) | Request a copy
[img] Text (Daftar Pustaka)
File 4 dapus yusup.pdf

Download (242kB)

Abstract

PROGRAM STUDI D III KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA Karya Tulis Ilmiah, 11 September 2026 Yusup Maulana IMPLEMENTASI LATIHAN RANGE OF MOTION (ROM) AKTIF PADA PASIEN STROKE DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK DI RUANG MELATI 2 RSUD dr. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA xii + 90 halaman + 8 tabel + 0 gambar + 12 lampiran ABSTRAK Latar belakang: Gangguan mobilitas fisik merupakan salah satu masalah keperawaran yang sering dialami pasien stroke akibat kelemahan otot pada ekstremitas. Kondisi ini dapat menghambat aktivitas sehari-hari, meningkatkan risiko komplikasi akibat imobilisasi, serta menurunkan tingkat kemandirian pasien. Salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang dapat diberikan untuk meningkatkan kekuatan otot adalah latihan Range of Motion (ROM) aktif. Tujuan: Menggambarkan implementasi latihan Range of Motion (ROM) aktif pada pasien stroke non hemoragik dengan gangguan mobilitas fisik di Ruang Melati 2 RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus pada dua pasien stroke non hemoragik yang mengalami gangguan mobilitas fisik. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. Intervensi berupa latihan Range of Motion (ROM) aktif diberikan selama tiga hari berturut-turut, kemudian dievaluasi menggunakan Manual Muscle Testing (MMT). Hasil: Setelah dilakukan implementasi latihan ROM aktif, kedua subjek menunjukkan peningkatan kekuatan otot. Pada subjek pertama, kekuatan otot ekstremitas atas kiri meningkat dari MMT 3 menjadi MMT 4. Pada subjek kedua, kekuatan otot ekstremitas atas dan bawah kanan meningkat dari MMT 3 menjadi MMT 4. Kesimpulan: Latihan Range of Motion (ROM) aktif efektif diterapkan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis untuk meningkatkan kekuatan otot pada pasien stroke non hemoragik dengan gangguan mobilitas fisik. Intervensi ini dapat mendukung proses rehabilitasi dan meningkatkan kemampuan fungsional pasien. Kata Kunci: Gangguan Mobilitas Fisik, Kekuatan Otot, Latihan Range of Motion (ROM) Aktif, Stroke Non Hemoragik

Item Type: Thesis (Diploma)
Contact Email: muhamadule810@gmail.com
Subjects: KTI DIII-Keperawatan
Divisions: Prodi Keperawatan
Depositing User: A.Md.Kep. yusup maulana
Date Deposited: 09 Sep 2026 08:27
Last Modified: 09 Sep 2026 08:27
URI: https://repository.universitas-bth.ac.id/id/eprint/6013

Actions (login required)

View Item View Item