Salsabila, Muthia Annisa (2026) APLIKASI VIRGIN COCONUT OIL(VCO) PADA PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE (CKD) DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN INTEGRITAS KULIT DIRUANG HEMODIALISIS RSUD DR.SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA. Diploma thesis, UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA.
|
Text (Cover dan Abstrak)
FILE 1(COVER+ABSTRAK)muthia.pdf Download (406kB) |
|
|
Text (BAB I - V)
FILE 3 (BAB I-V)muthia.pdf Restricted to Repository staff only Download (592kB) | Request a copy |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
FILE 4 (DAFTAR PUSTAKA)muthia.pdf Download (222kB) |
Abstract
PROGRAM STUDI D III KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA Karya Tulis Ilmiah, 11 September 2026 Muthia Annisa Salsabila Aplikasi Virgin Coconut Oil (VCO) Pada Pasien Chronic Kidney Disease (CKD) Dengan Masalah Keperawatan Gangguan Integritas Kulit di Ruang Hemodialisis RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya xiv + 81 pages + 10 tabel + 14 lampiran ABSTRAK Latar Belakang: Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan penurunan fungsi ginjal secara bertahap dan bersifat progresif. Pasien yang menjalani terapi hemodialisis sering mengalami gangguan integritas kulit, seperti xerosis dan pruritus, akibat akumulasi toksin uremik, berkurangnya kelembapan kulit karena proses dialisis, serta penurunan aktivitas kelenjar sebasea. Virgin Coconut Oil (VCO) mengandung asam lemak rantai sedang dan vitamin E yang memiliki sifat emolien sehingga berpotensi membantu mempertahankan kelembapan kulit. Tujuan: Mendeskripsikan respons pasien CKD terhadap pemberian VCO sebagai intervensi keperawatan pada masalah gangguan integritas kulit di ruang hemodialisis RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus terhadap dua pasien CKD yang menjalani hemodialisis. VCO diaplikasikan secara topikal dua kali sehari selama tiga hari. Penilaian kelembapan kulit dan kadar sebum dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan alat Skin Moisture and Oil Analyzer. Hasil: Kedua pasien memiliki kelembapan kulit kategori kering dengan nilai awal 10,2%–14,5% dan kadar sebum rendah (<16%). Setelah intervensi, terjadi peningkatan kelembapan kulit, terutama pada pasien kedua yang meningkat dari 11,2% menjadi 13,4%. Selama pemberian VCO tidak ditemukan eritema maupun reaksi alergi. Kesimpulan: Aplikasi VCO memberikan respons positif dalam meningkatkan kelembapan kulit tanpa menimbulkan efek samping, sehingga berpotensi menjadi terapi komplementer yang aman bagi pasien CKD yang menjalani hemodialisis. Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan jumlah responden yang lebih besar, periode observasi lebih panjang, serta menggunakan desain penelitian eksperimental. Kata Kunci: Chronic Kidney Disease, gangguan integritas kulit, hemodialisis, Virgin Coconut Oil
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Contact Email: | muthiaannisasalsabila@gmail.com |
| Subjects: | KTI DIII-Keperawatan |
| Divisions: | Prodi Keperawatan |
| Depositing User: | A.Md.Kep. Muthia Annisa Salsabila |
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 03:43 |
| Last Modified: | 10 Sep 2026 03:43 |
| URI: | https://repository.universitas-bth.ac.id/id/eprint/6113 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
