Sofandi, Agung (2026) Penerapan Teknik Relaksasi Napas Dalam Terhadap Nyeri Akut Pada Pasien Post Operasi Fraktur di RSUD dr. Soekardjo kota Tasikmalaya. Diploma thesis, Universitas Bhakti Tunas Husada Kota Tasikmalaya.
|
Text (Cover dan Abstrak)
KTI Agung Sofandi TERBARU.pdf Download (119kB) |
|
|
Text (Bab I - V)
bab 1 - 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (386kB) | Request a copy |
|
|
Text (Daftar pustaka)
daftar pustaka.pdf Download (300kB) |
Abstract
Program studi Dlll keperawatan Fakultas ilmu kesehatan Universitas Bhakti tunas husada Karya TulisIlmiah, September 2026 Agung Sofandi Penerapan Teknik Relaksasi Napas Dalam Terhadap Nyeri Akut Pada Pasien Post Operasi Fraktur Di RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya xiii + 72 halaman + 2 tabel + 1 gambar + 2 bagan + 14 lampiran ABSTRAK Pendahuluan. Fraktur femur merupakan salah satu cedera muskuloskeletal yang banyak terjadi akibat kecelakaan lalu lintas maupun jatuh dan sering memerlukan tindakan pembedahan Open Reduction Internal Fixation (ORIF). Setelah operasi, pasien umumnya mengalami nyeri akut akibat kerusakan jaringan yang dapat menghambat proses penyembuhan, mobilisasi, serta menurunkan kenyamanan pasien. Selain terapi farmakologis, teknik relaksasi nafas dalam merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan untuk membantu mengurangi intensitas nyeri. Tujuan penelitian Untuk mengetahui skala nyeri pada pasien post operasi fraktur femur sebelum dan sesudah dilakukan penerapan teknik relaksasi napas dalam. Metode Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas dua pasien post operasi fraktur femur yang mengalami nyeri akut di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dokumentasi, serta pengukuran skala nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua responden mengalami penurunan intensitas nyeri setelah diberikan teknik relaksasi nafas dalam. Sebelum intervensi, kedua responden berada pada skala nyeri sedang dengan nilai 6 (NRS) dengan kategori sedang. Setelah dilakukan penerapan teknik relaksasi nafas dalam secara rutin selama tiga hari, intensitas nyeri menurun menjadi skala nyeri ringan dari 6/10 menjadi 3/10. Kesimpulan Berdasarkan hasil studi kasus dapat disimpulkan bahwa penerapan teknik relaksasi nafas dalam efektif membantu menurunkan intensitas nyeri akut pada pasien post operasi fraktur femur. Bagi petugas kesehatan disarankan untuk dapat menerapkan pemberian latihan teknik relaksasi napas sebagai terapi non-farmakologi dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien post operasi fraktur femur. Kata kunci: Fraktur Femur, Nyeri Akut, Post Operasi, Teknik Relaksasi Napas
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Contact Email: | sofandiagung1@gmail.com |
| Subjects: | KTI DIII-Keperawatan |
| Divisions: | Prodi Keperawatan |
| Depositing User: | A.Md.Kep. Agung Sofandi |
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 00:37 |
| Last Modified: | 22 Sep 2026 00:37 |
| URI: | https://repository.universitas-bth.ac.id/id/eprint/6374 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
