Purwanti, Citra Dina (2026) HUBUNGAN FAKTOR INDIVIDU, PEKERJAAN DAN PSIKOSOSIAL DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RSUD X TASIKMALAYA. Sarjana thesis, UNIVERSITAS BTH TASIKMALAYA.
|
Text (Cover & Abstrak)
FILE 1 (Cover & Abstrak) (1).pdf Download (265kB) |
|
|
Text (Bab I-VII)
FILE 2 (Bab I-VII) (1).pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
FILE 3_(Daftar Pustaka).pdf Download (252kB) |
Abstract
UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA FAKULTAS ILMU KESEHATAN PROGRAM STUDI SARJANA ADMINISTRASI RUMAH SAKIT Skripsi, Juni 2026 Citra Dina Purwanti Hubungan Faktor Individu, Pekerjaan, dan Psikososial dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Perawat di Ruang Rawat Inap RSUD X Tasikmalaya xvii + 122 halaman + 18 tabel + 20 lampiran Abstrak Gangguan Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah masalah yang terjadi dalam sistem skeletal akibat ketidakcocokan antara kemampuan fisik seseorang dan beban kerja yang harus ditanggung. Perawat ada dalam posisi yang rawan mengalami musculoskeletal disebabkan oleh tuntutan fisik dalam pekerjaan mereka yang cukup berat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor individu, pekerjaan, dan psikososial dengan keluhan musculoskeletal di kalangan perawat rawat inap di RSUD X Tasikmalaya. Penelitian ini menerapkan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini terdiri dari 173 perawat yang bekerja di ruang rawat inap reguler dan intensif, dengan 121 responden dijadikan sampel berasal dari hasil perhitungan rumus slovin dan dipilih menggunakan teknik Stratified random sampling. Alat yang digunakan dalam penelitian ini meliputi kuesioner karakteristik responden, kuesioner dukungan atasan, dan lembar Nordic Body Map (NBM). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman rho dan Mann-Whitney dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara usia dan musculoskeletal (p=0,002; r=0,275) dengan arah positif. Ditemukan juga perbedaan keluhan musculoskeletal dengan jenis kelamin (p=0,039), yang artinya perawat perempuan lebih rentan mengalami musculoskeletal dibandingkan laki-laki. Dukungan atasan juga berhubungan (p=0,007; r= -0,242) dengan arah negatif. Di sisi lain, durasi kerja (p=0,128; r=0,139) dan masa kerja (p=0,579; r=0,051) menunjukkan tidak adanya hubungan. Kesimpulan yang bisa diambil adalah bahwa usia, jenis kelamin, dan dukungan atasan berhubungan dengan musculoskeletal pada perawat di ruang rawat inap. Temuan ini bisa menjadi landasan bagi rumah sakit untuk meningkatkan pencegahan musculoskeletal melalui pelatihan ergonomi, penerapan teknik body mechanic, program peregangan otot, serta peningkatan dukungan dari atasan guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih suportif. Kata Kunci : Musculoskeletal, Perawat, Faktor Individu, Faktor Pekerjaan, Faktor Psikososial, Rumah Sakit Kepustakaan : 60 (2016-2026)
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | S-1 Skripsi Administrasi Rumah Sakit |
| Divisions: | Prodi S-1 Administrasi Rumah Sakit |
| Depositing User: | S.Kes Citra Dina Purwanti |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 02:28 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 02:28 |
| URI: | https://repository.universitas-bth.ac.id/id/eprint/5320 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
