Amir, Dhearlyn Astania Oxtavia (2026) PENGEMBANGAN FORMULASI SEDIAAN EKSTRAK BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) SEBAGAI GEL CLEANSER UNTUK ACNE PRONE SKIN. Sarjana thesis, UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA.
|
Text (Cover dan Abstrak)
COVER DAN ABSTRAK.pdf Download (195kB) |
|
|
Text (BAB I - BAB V)
BAB I - BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (656kB) | Request a copy |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (166kB) |
Abstract
PENGEMBANGAN FORMULASI SEDIAAN EKSTRAK BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) SEBAGAI GEL CLEANSER UNTUK ACNE PRONE SKIN Dhearlyn Astania Oxtavia Amir Program Studi S1 Farmasi Universitas Bakti Tunas Husada Abstrak Acne vulgaris merupakan permasalahan kulit yang umum ditemukan dan salah satu faktor yang berkaitan dengan perkembangannya adalah keberadaan bakteri Propionibacterium acnes. Buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) mengandung beberapa metabolit sekunder, antara lain flavonoid, tanin dan polifenol, kuinon, monoterpen, serta seskuiterpen yang berpotensi memberikan aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kemampuan antibakteri ekstrak etanol buah belimbing wuluh terhadap Propionibacterium acnes, mengembangkan ekstrak tersebut dalam bentuk gel cleanser, serta mengetahui karakteristik fisik dan aktivitas antibakteri sediaan yang dihasilkan. Ekstraksi dilakukan melalui maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian aktivitas antibakteri ekstrak diuji dengan metode difusi sumuran pada konsentrasi 5%, 10%, 15%, dan 20%. Selanjutnya, ekstrak diformulasikan menjadi gel cleanser dengan konsentrasi 10% (FI), 15% (FII), dan 20% (FIII). Evaluasi sediaan mencakup organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, viskositas, stabilitas, uji hedonik, serta aktivitas antibakteri. Hasil pengujian menunjukkan diameter zona hambat ekstrak berturut-turut sebesar 10,25 mm; 15,28 mm; 18,76 mm; dan 23,23 mm pada konsentrasi 5%, 10%, 15%, dan 20%. Ketiga formula gel cleanser menunjukkan aktivitas antibakteri dengan diameter zona hambat masing-masing 7,73 mm, 8,95 mm, dan 10,23 mm. Seluruh formula memenuhi parameter evaluasi fisik yang digunakan. Formula III menghasilkan zona hambat terbesar, sedangkan Formula II memiliki tingkat penerimaan panelis yang lebih baik dan ditetapkan sebagai formula optimum berdasarkan hasil evaluasi fisik, aktivitas antibakteri, dan uji hedonik. Dengan demikian, ekstrak etanol buah belimbing wuluh berpotensi dikembangkan sebagai bahan aktif dalam sediaan gel cleanser untuk kulit berjerawat. Kata kunci: Averrhoa bilimbi L., antibakteri, gel cleanser, Propionibacterium acnes, jerawat.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Contact Email: | dhearlynaoa@gmail.com |
| Subjects: | S1-Skripsi Farmasi |
| Divisions: | Prodi Farmasi |
| Depositing User: | S.Farm Dhearlyn Astania Oxtavia Amir |
| Date Deposited: | 02 Sep 2026 07:33 |
| Last Modified: | 02 Sep 2026 07:33 |
| URI: | https://repository.universitas-bth.ac.id/id/eprint/5703 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
