IMPLEMENTASI TEKNIK GUIDED IMAGERY TERHADAP NYERI SAAT AKSES VASKULER PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RUANG HEMODIALISA RSUD DR. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA

Rosdiana, Amelia (2026) IMPLEMENTASI TEKNIK GUIDED IMAGERY TERHADAP NYERI SAAT AKSES VASKULER PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RUANG HEMODIALISA RSUD DR. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA. Diploma thesis, UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA TASIKMALAYA.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
cover and abstrak amelia.pdf

Download (121kB)
[img] Text (Bab 1-Bab 5)
BAB 1-Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (626kB) | Request a copy
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (227kB)

Abstract

PROGRAM STUDI D III KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA Karya Tulis Ilmiah, September 2026 Amelia Rosdiana Implementasi Teknik Guided Imagery Untuk Mengurangi Nyeri Saat Akses Vaskuler Di RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. ABSTRAK Latar Belakang: Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan penyakit progresif yang menyebabkan penurunan fungsi ginjal secara permanen sehingga pasien memerlukan terapi hemodialisis. Selama menjalani hemodialisis, pasien harus menjalani tindakan akses vaskuler menggunakan arteriovenous fistula (AV fistula) yang sering menimbulkan nyeri, ketidaknyamanan, dan kecemasan. Salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri adalah teknik guided imagery.Tujuan: Mengetahui implementasi teknik guided imagery dalam mengurangi nyeri saat akses vaskuler pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di Ruang Hemodialisa RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya.Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif terhadap dua pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan pengukuran intensitas nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Intervensi guided imagery diberikan selama dua sesi dalam tiga kali pertemuan dengan durasi 2–3 menit sebelum tindakan akses vaskuler. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan skor nyeri sebelum dan sesudah intervensi.Hasil: Rata-rata skor nyeri sebelum intervensi sebesar 4,5 (nyeri sedang), menurun menjadi 3,5 setelah sesi pertama dan 3,0 setelah sesi kedua (nyeri ringan). Skor nyeri subjek 1 menurun dari 5 menjadi 3, sedangkan subjek 2 dari 4 menjadi 3. Kedua pasien tampak lebih rileks dan nyaman selama tindakan akses vaskuler.Kesimpulan: Teknik guided imagery mampu menurunkan intensitas nyeri saat akses vaskuler pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis serta dapat dijadikan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis yang sederhana, aman, dan mudah diterapkan. Kata kunci: akses vaskuler, gagal ginjal kronik, guided imagery, hemodialisis, nyeri.

Item Type: Thesis (Diploma)
Contact Email: ameliarosdiana982@gmail.com
Subjects: KTI DIII-Keperawatan
Divisions: Prodi Keperawatan
Depositing User: A.Md.Kep. Amelia Rosdiana
Date Deposited: 07 Sep 2026 00:28
Last Modified: 07 Sep 2026 00:28
URI: https://repository.universitas-bth.ac.id/id/eprint/5760

Actions (login required)

View Item View Item