PENGETAHUAN ETIKA BATUK BERSIN KELUARGA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI RUANG ASTER RSUD DR. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA

Nugraha, Naufal Ramdhan (2026) PENGETAHUAN ETIKA BATUK BERSIN KELUARGA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI RUANG ASTER RSUD DR. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA. Diploma thesis, UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA TASIKMALAYA.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
File 1 ( COVER + ABSTRAK) (1).docx.pdf

Download (230kB)
[img] Text (BAB I - BAB V)
(Bab I- Bab V).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (495kB) | Request a copy
[img] Text (Daftar Pustaka)
(DAFTAR PUSTAKA).pdf

Download (181kB)

Abstract

PROGRAM STUDI D III KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA Karya Tulis Ilmiah, 11 September 2026 Naufal Ramdhan Nugraha Pengetahuan Etika Batuk Bersin Keluarga Pasien Tuberkulosis Paru Di Ruang Aster RSUD Dr. Soekardjo Tasikmalaya xii + 83 Halaman + 4 Tabel + 17 Lampiran ABSTRAK Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) paru masih menjadi ancaman kesehatan global yang mematikan. Penularannya terjadi melalui droplet udara, sehingga pemahaman dan penerapan etika batuk serta bersin yang benar oleh keluarga pasien sangat krusial untuk memutus rantai transmisi di lingkungan terdekat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan keluarga pasien TB paru mengenai etika batuk dan bersin sebelum dan sesudah diberikan edukasi kesehatan. Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari 9 orang anggota keluarga pasien TB paru di Ruang Aster RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Data dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner melalui pre-test dan post-test, serta intervensi edukasi menggunakan media poster dan leaflet yang dilaksanakan selama tiga hari pada Juni 2026. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil: Sebelum diberikan edukasi, mayoritas subjek memiliki pengetahuan dalam kategori cukup sebanyak 4 orang (44,4%), kategori kurang 3 orang (33,3%), dan kategori baik 2 orang (22,2%). Setelah diberikan edukasi kesehatan secara interaktif, terjadi peningkatan pengetahuan secara signifikan di mana kategori baik meningkat menjadi 6 orang (66,7%), kategori cukup menjadi 2 orang (22,2%), dan kategori kurang menurun menjadi 1 orang (11,1%). Kesimpulan: Pemberian edukasi kesehatan mengenai etika batuk dan bersin efektif dalam meningkatkan pengetahuan keluarga pasien TB paru. Saran: Institusi pendidikan disarankan mengoptimalkan proses manajemen waktu penyusunan, dan bagi peneliti selanjutnya diharapkan memperpanjang waktu intervensi agar dapat mengevaluasi perubahan subjek secara nyata dalam jangka panjang. Kata kunci: Edukasi kesehatan, etika batuk dan bersin, keluarga, tuberkulosis paru.

Item Type: Thesis (Diploma)
Contact Email: naufalramdhannugraha@gmail.com
Subjects: KTI DIII-Keperawatan
Divisions: Prodi Keperawatan
Depositing User: A.Md.Kep. Naufal ramdhan nugraha
Date Deposited: 07 Sep 2026 01:16
Last Modified: 07 Sep 2026 01:16
URI: https://repository.universitas-bth.ac.id/id/eprint/5777

Actions (login required)

View Item View Item