IMPLEMENTASI TERAPI RELAKSASI BENSON PADA PASIEN PASCA OPERASI APENDIKTOMI DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKUT DI RSUD CIAMIS

Nuroktavia, Meta (2026) IMPLEMENTASI TERAPI RELAKSASI BENSON PADA PASIEN PASCA OPERASI APENDIKTOMI DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKUT DI RSUD CIAMIS. Diploma thesis, UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA TASIKMALAYA.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
1. COVER DAN ABSTRAK .pdf

Download (206kB)
[img] Text (Bab 1 - Bab 5)
3. BAB 1 - BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (521kB) | Request a copy
[img] Text (Daftar Pustaka)
4. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (157kB)

Abstract

PROGRAM STUDI D III KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA Karya Tulis Ilmiah, Juni 2026 Meta Nuroktavia xvi + 73 pages + 12 tabels + 2 pictures Implementasi Terapi Relaksasi Benson Pada Pasien Pasca Operasi Apendiktomi Dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut Di RSUD Kabupaten Ciamis ABSTRAK Latar Belakang: Apendisitis merupakan peradangan pada apendiks vermiformis yang menjadi salah satu penyebab utama nyeri perut akut dan memerlukan tindakan operasi apendiktomi. Nyeri pascaoperasi merupakan keluhan yang umum terjadi akibat kerusakan jaringan selama prosedur pembedahan, yang jika tidak dikelola dapat mengganggu proses pemulihan pasien. Terapi relaksasi Benson merupakan intervensi nonfarmakologis yang menggabungkan teknik pernapasan dalam dengan pengulangan kata atau frasa yang menenangkan untuk membantu mengurangi persepsi nyeri dan meningkatkan relaksasi. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk mengidentifikasi respons pasien pascaoperasi apendiktomi dengan masalah keperawatan nyeri akut terhadap pemberian terapi relaksasi Benson, meliputi perubahan skala nyeri, dan perubahan tanda-tanda vital sebelum dan sesudah intervensi. Metode: Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif pada dua pasien pascaoperasi apendiktomi dengan masalah keperawatan nyeri akut di RSUD Kabupaten Ciamis. Intervensi terapi relaksasi Benson diberikan selama 10-15 menit per sesi, satu kali sehari selama 3 hari berturut-turut. Pengukuran skala nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) dan tanda-tanda vital (tekanan darah, nadi, respirasi) dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Hasil menunjukkan penurunan skala nyeri pada kedua responden. Responden 1 mengalami penurunan dari skala 6 (nyeri sedang) menjadi skala 3 (nyeri ringan), sedangkan Responden 2 mengalami penurunan dari skala 6 (nyeri sedang) menjadi skala 2 (nyeri ringan). Tanda-tanda vital juga menunjukkan perbaikan dengan penurunan tekanan darah, frekuensi nadi, dan frekuensi pernapasan mendekati normal pada kedua responden Kesimpulan: Terapi relaksasi Benson efektif dalam menurunkan intensitas nyeri akut dan menstabilkan tanda-tanda vital pada pasien pascaoperasi apendiktomi. Intervensi ini disarankan sebagai tindakan keperawatan nonfarmakologis yang aman, sederhana, dan dapat dilakukan secara mandiri untuk membantu mengurangi nyeri serta meningkatkan kenyamanan pasien selama masa pemulihan. Saran: Perawat diharapkan dapat menerapkan terapi relaksasi Benson sebagai intervensi pendukung dalam asuhan keperawatan pasien pascaoperasi apendiktomi untuk membantu menurunkan nyeri akut, menstabilkan tanda-tanda vital, serta meningkatkan kenyamanan pasien selama proses pemulihan. Kata Kunci: Apendiktomi, Nyeri Akut, Terapi Relaksasi Benson

Item Type: Thesis (Diploma)
Contact Email: nuroktaviameta@gmail.com
Subjects: KTI DIII-Keperawatan
Divisions: Prodi Keperawatan
Depositing User: A.Md.Kep. Meta nuroktavia
Date Deposited: 08 Sep 2026 03:07
Last Modified: 08 Sep 2026 03:07
URI: https://repository.universitas-bth.ac.id/id/eprint/5842

Actions (login required)

View Item View Item