GAMBARAN HASIL PEMERIKSAAN IgG DAN IgM DENGAN METODE ICT PADA PASIEN DEMAM BERDARAH DENGUE DI RUMAH SAKIT KHZ MUSTHAFA KABUPATEN TASIKMALAYA

HAQ, DIKRY NURUL (2026) GAMBARAN HASIL PEMERIKSAAN IgG DAN IgM DENGAN METODE ICT PADA PASIEN DEMAM BERDARAH DENGUE DI RUMAH SAKIT KHZ MUSTHAFA KABUPATEN TASIKMALAYA. Diploma thesis, UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA TASIKMALAYA.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf

Download (195kB)
[img] Text (BAB I - BAB V)
BAB I - BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (763kB) | Request a copy
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (325kB)

Abstract

Dikry Nurul Haq Prodi DIII Analis Kesehatan Universitas Bakti Tunas Husada Tasikmalaya Abstrak Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan utama di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Diagnosis akurat mengenai fase infeksi sangat krusial untuk mencegah komplikasi klinis yang berat. Metode deskriptif kuantitatif dipilih dalam penelitian ini dengan tujuan mengetahui gambaran hasil pemeriksaan IgG dan IgM pada pasien DBD periode Desember 2025 hingga Mei 2026. Dengan teknik total sampling, diperoleh sampel sebanyak 150 pasien yang diperiksa antibodinya menggunakan metode Immunochromatography Test (ICT) melalui deteksi cepat kualitatif IgG dan IgM antidengue. Hasil pemeriksaan menunjukkan dominasi mutlak hasil IgG positif sebesar 70,7% (106 orang) dan IgG negatif hanya 29,3% (44 orang). Sedangkan hasil IgM negatif lebih banyak yaitu 88,7% (133 orang) dibandingkan dengan hasil IgM positif hanya 11,3% (17 orang). Secara klinis, mayoritas pasien terikat pada kategori infeksi sekunder fase lanjut (64,7% / 97 orang) dengan hasil pemeriksaan IgG (+) dan IgM (-). Sementara itu, angka infeksi primer dengan hasil pemeriksaan IgM (+) dan IgG (-) didapatkan 5,3%, infeksi sekunder dengan hasil pemeriksaan IgG (+) dan IgM (+) terdapat 6% dan hasil negatif yang ditandai dengan tidak munculnya garis berwarna antara IgG dan IgM pada alat rapid test yaitu 24%. Kesimpulannya bahwa gambaran hasil pemeriksaan IgG dan IgM dengan metode ICT pada pasien DBD di wilayah ini didominasi oleh infeksi sekunder fase lanjut yang memicu respon memori (anamnestic response) yang agresif. Temuan ini menegaskan bahwa status Kabupaten Tasikmalaya merupakan wilayah endemisitas tinggi sehingga memerlukan pengawasan klinis yang ketat guna mengantisipasi risiko manifestasi klinis yang berat. Kata Kunci : DBD, Metode ICT, IgG, IgM

Item Type: Thesis (Diploma)
Contact Email: dikry2017@gmail.com
Subjects: KTI DIII-Analis Kesehatan/TLM
Divisions: Prodi Analis Kesehatan
Depositing User: A.Md.A.K Dikry Nurul Haq
Date Deposited: 09 Sep 2026 02:10
Last Modified: 09 Sep 2026 02:10
URI: https://repository.universitas-bth.ac.id/id/eprint/5927

Actions (login required)

View Item View Item