ARMAN, SITI ALISA (2026) EVALUASI PENGGUNAAN OBAT RASIONAL ANTIBIOTIK BERDASARKAN INDIKATOR PERESEPAN WHO PADA PASIEN ISPA NON-PNEUMONIA DI PUSKESMAS CISARUNI KABUPATEN TASIKMALAYA. Sarjana thesis, UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA TASIKMALAYA.
|
Text (cover dan abstrak)
COVER DAN ABSTRAK.pdf Download (217kB) |
|
|
Text (BAB I - BAB V)
3. BAB I-V.pdf Restricted to Repository staff only Download (375kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
4. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (138kB) |
Abstract
Abstrak Terapi farmakologis dapat dinilai tepat apabila pemilihan obat disesuaikan dengan kondisi medis pasien, diberikan dalam takaran serta periode terapi yang memadai, dan tetap mempertimbangkan efisiensi biaya. World Health Organization (WHO) menginformasikan bahwa praktik peresepan yang belum rasional masih ditemukan pada lebih dari separuh resep di berbagai negara. Keadaan tersebut berpotensi memunculkan reaksi obat yang sebenarnya dapat dihindari sekaligus mempercepat terjadinya kekebalan mikroorganisme terhadap agen antibakteri. Parameter prescribing yang dikembangkan WHO dapat dimanfaatkan sebagai acuan untuk menilai mutu pemanfaatan obat. Kajian ini mengkaji pola terapi pada penderita ISPA Non-Pneumonia yang memperoleh pelayanan di Puskesmas Cisaruni, Kabupaten Tasikmalaya, dengan mengacu pada parameter tersebut. Rancangan yang diterapkan berupa observasional dengan pendekatan potong lintang. Dokumen resep periode Januari sampai April 2025 dijadikan sumber data, dengan jumlah keseluruhan 209 resep yang dipilih melalui teknik purposive. Pasien wanita merupakan kelompok terbesar dengan jumlah 122 orang, sedangkan kategori umur 26–35 tahun menempati frekuensi tertinggi sebanyak 54 pasien. Penelaahan resep menghasilkan rerata 3,83 jenis obat untuk setiap pasien. Proporsi pemberian agen antibakteri tercatat 39,33%, sementara obat yang tercantum dalam formularium mencapai 83%. Jika dibandingkan dengan nilai rujukan WHO, pola tersebut belum menunjukkan tingkat rasionalitas yang diharapkan. Pengujian statistik juga menghasilkan perbedaan bermakna antara terapi antibiotik yang rasional dan parameter prescribing WHO pada kelompok ISPA Non-Pneumonia di Puskesmas Cisaruni dengan P=0,007. Kata kunci: rasionalitas terapi obat, parameter peresepan WHO, ISPA NonPneumonia.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Contact Email: | alisaarman28@gmail.com |
| Subjects: | S1-Skripsi Farmasi |
| Divisions: | Prodi Farmasi |
| Depositing User: | S.Farm Siti Alisa Arman |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 01:44 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 02:18 |
| URI: | https://repository.universitas-bth.ac.id/id/eprint/5959 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
