KAMILA, MARDA (2026) ANALISIS BAHAN KIMIA OBAT (BKO) PADA JAMU PEGAL LINU MENGGUNAKAN METODE FTIR-ATR KOMBINASI DENGAN KEMOMETRIK. Sarjana thesis, UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA TASIKMALAYA.
|
Text (Cover dan Abstrak)
COVER DAN ABSTRAK.pdf Download (235kB) |
|
|
Text (BAB I - BAB V)
BAB I - BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (522kB) | Request a copy |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (199kB) |
Abstract
Jamu pegal linu merupakan salah satu obat tradisional yang banyak digunakan masyarakat untuk mengatasi nyeri dan pegal pada otot maupun sendi. Namun, produk ini sering mengalami adulterasi melalui penambahan Bahan Kimia Obat (BKO) seperti parasetamol, dexametason, dan natrium diklofenak untuk meningkatkan efek farmakologinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi keberadaan BKO pada jamu pegal linu menggunakan metode Fourier Transform Infrared-Attenuated Total Reflectance (FTIR-ATR) yang dikombinasikan dengan kemometrik Principal Component Analysis (PCA). Sampel yang digunakan terdiri atas jamu pegal linu, standar BKO, serta campuran jamu dengan berbagai konsentrasi BKO. Analisis FTIR-ATR dilakukan pada rentang bilangan gelombang 4000–650 cm⁻¹, kemudian data spektrum diolah menggunakan PCA dengan perangkat lunak Minitab 22. Hasil analisis FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi karakteristik dari masing-masing BKO yang dapat digunakan sebagai penanda identifikasi. Hasil PCA pada rentang bilangan gelombang 4000–650 cm⁻¹ menghasilkan variasi kumulatif sebesar 79,9% pada PC1 dan PC2, sedangkan pada daerah fingerprint (1500–650 cm⁻¹) menghasilkan variasi kumulatif sebesar 76,9%. Score plot PCA menunjukkan pemisahan klaster antara jamu pegal linu murni, standar BKO, dan campuran jamu-BKO sehingga memungkinkan identifikasi adanya adulterasi. Proses ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan etanol 95% belum memberikan pemisahan senyawa target secara optimal, ditunjukkan oleh masih adanya beberapa sampel hasil ekstraksi yang berada dekat dengan kelompok jamu murni pada score plot PCA. Meskipun demikian, kombinasi FTIRATR dan PCA terbukti mampu digunakan sebagai metode skrining yang cepat, sederhana, non-destruktif, dan efektif untuk mendeteksi keberadaan BKO pada jamu pegal linu. Kata kunci: jamu pegal linu, bahan kimia obat, FTIR-ATR, PCA, kemometrik fingerprint.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Contact Email: | mardakamila124@gmail.com |
| Subjects: | S1-Skripsi Farmasi |
| Divisions: | Prodi Farmasi |
| Depositing User: | S.Farm Marda Kamila |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 03:22 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 03:22 |
| URI: | https://repository.universitas-bth.ac.id/id/eprint/5974 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
