KURNIASIH, SISKA (2026) IMPLEMENTASI MOBILISASI DINI PADA PASIEN POST APENDIKTOMI DENGAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK DI RSUD dr. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA. Diploma thesis, UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA TASIKMALAYA.
|
Text (Cover dan Abstrak)
FILE 1 COVER + ABSTRAK + ABSTRACT.pdf Download (403kB) |
|
|
Text (BAB I - V)
FILE 3 BAB I-V.pdf Restricted to Repository staff only Download (711kB) | Request a copy |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
FILE 4 DAFTAR PUSTAKA (1).pdf Download (340kB) |
Abstract
PROGRAM STUDI D III KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA Karya Tulis Ilmiah, 11 September 2026 Siska Kurniasih Gangguan mobilitas fisik merupakan salah satu masalah yang sering dialami pasien pasca apendiktomi akibat luka operasi, kelemahan fisik, dan keterbatasan gerak setelah tindakan pembedahan. Kondisi ini dapat menghambat proses pemulihan dan meningkatkan risiko komplikasi apabila tidak ditangani secara tepat. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan mobilitas pasien adalah mobilisasi dini. Tujuan studi kasus ini adalah mengetahui implementasi mobilisasi dini pada pasien post apendiktomi dengan gangguan mobilitas fisik di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua pasien post apendiktomi yang mengalami gangguan mobilitas fisik. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi selama tiga hari. Implementasi mobilisasi dini dilakukan secara bertahap sesuai kondisi pasien, meliputi latihan gerak di tempat tidur, miring kanan dan kiri, duduk, berdiri, serta berjalan secara perlahan. Hasil studi menunjukkan bahwa kedua responden mengalami peningkatan tingkat mobilitas fisik dari Tingkat 1 (mampu miring kanan dan kiri) pada hari pertama menjadi Tingkat 4 (mampu berjalan dengan bantuan) pada hari kedua dan mencapai Tingkat 5 (mampu berjalan mandiri) pada hari ketiga. Selain itu, pasien tampak lebih mandiri dalam melakukan aktivitas sehari-hari dan menunjukkan peningkatan kemampuan bergerak tanpa bantuan. Dapat disimpulkan bahwa implementasi mobilisasi dini efektif dalam meningkatkan mobilitas fisik pada pasien post apendiktomi serta mendukung proses pemulihan secara optimal. Oleh karena itu, mobilisasi dini disarankan untuk diterapkan secara bertahap sesuai kondisi pasien guna meningkatkan keberhasilan pemulihan pasca operasi. Kata Kunci: Asuhan Keperawatan, Gangguan Mobilitas Fisik, Mobilisasi Dini, Mobilitas Fisik, Post Apendiktomi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Contact Email: | siskakurnia321@gmail.com |
| Subjects: | KTI DIII-Keperawatan |
| Divisions: | Prodi Keperawatan |
| Depositing User: | A.Md.Kep. Siska Kurniasih |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 08:37 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 08:37 |
| URI: | https://repository.universitas-bth.ac.id/id/eprint/6041 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
