Faruzi, Luthfa Sahila (2026) APLIKASI MINYAK ZAITUN PADA PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE (CKD) DENGAN MASALAH KEPERAWATAN INTEGRITAS KULIT di RSUD dr.SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA. Diploma thesis, UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA.
|
Text (Cover dan Abstrak)
COVER KTI LUTHFA+ABSTRAK.pdf Download (602kB) |
|
|
Text (BAB I - V)
file 3 lutfa.pdf Restricted to Repository staff only Download (865kB) | Request a copy |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA KTI LUTHFA.pdf Download (485kB) |
Abstract
PROGRAM STUDI D III KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA Karya Tulis Ilmiah, 11 September 2026 Luthfa Sahila Faruzi Aplikasi Minyak Zaitun Pada Pasien Chronic Kidney Disease (CKD) Dengan Masalah Keperawatan Integritas Kulit Di RSUD dr. SOEKARDJO Kota Tasikmalaya xii + 70 halaman + 12 tabel + 14 lampiran ABSTRAK Latar Belakang: Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan penurunan fungsi ginjal yang bersifat progresif dan menetap selama minimal tiga bulan, terdeteksi melalui penurunan laju filtrasi glomerulus atau adanya kerusakan struktur ginjal. Pasien CKD yang menjalani hemodialisa sering mengalami gangguan integritas kulit seperti kulit kering (xerosis), dan pruritus akibat penumpukan toksin uremik. Minyak Zaitun berpotensi untuk membantu meningkatkan kelembapan kulit karena mengandung asam oleat, vitamin E, serta antioksidan. Tujuan: Menggambarkan bagaimana respon pasien CKD terhadap intervensi pemberian Minyak Zaitun dengan masalah Gangguan Integritas Kulit di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif melalui studi kasus pada dua responden pasien CKD yang menjalani hemodialisis gangguan integritas kulit. Intervensi berupa pemberian Minyak Zaitun dua kali sehari selama tiga hari. Pengukuran kelembapan kulit menggunakan Skin Moisture and Oil Analyzer sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Nilai kelembapan kulit kedua pasien dalam kategori kering (<30%) dengan nilai 10,2%-10,50%. Terjadi peningkatan kelembapan kulit setelah penggunaan aplikasi Minyak Zaitun, terutama pada pasien kedua dari 11,7 % menjadi 12,5 dan hari keempat 12,5% menjadi 15,5%, tidak di temukan eritema, reaksi alergi, Turgor kulit kedua responden menunjukkan hasil berbeda responden pertama mengalami penurunan turgor kulit kategori Sedang, Responden kedua kategori Normal. Kesimpulan: Pemberian Minyak Zaitun menunjukkan respon positif peningkatan kelembapan kulit tanpa efek samping. Penggunaan Minyak Zaitun berpotensi sebagai modalitas terapi komplementer untuk memperbaiki kondisi kulit pada populasi tersebut. Saran: Peneliti selanjutnya agar melakukan studi lanjutan dengan melibatkan jumlah responden lebih besar, memperpanjang durasi pemberian intervensi, serta menerapkan desain penelitian yang lebih komprehensif. Kata Kunci: Chronic Kidney Disease, Gangguan Integritas Kulit, Hemodialisis, Minyak Zaitun
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Contact Email: | luthfasahila@gmail.com |
| Subjects: | KTI DIII-Keperawatan |
| Divisions: | Prodi Keperawatan |
| Depositing User: | A.Md.Kep. Luthfa sahila |
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 08:39 |
| Last Modified: | 10 Sep 2026 08:39 |
| URI: | https://repository.universitas-bth.ac.id/id/eprint/6138 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
