Wijaya, Meylani Fauziah (2026) HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN STRES KERJA PADA PERAWAT INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RSUD KHZ. MUSTHAFA KABUPATEN TASIKMALAYA. Sarjana thesis, Universitas BTH Tasikmalaya.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover & Abstrak.pdf Download (239kB) |
|
|
Text (BAB I - BAB VII)
Bab I - VII.pdf Restricted to Repository staff only Download (768kB) | Request a copy |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Download (259kB) |
Abstract
UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA FAKULTAS ILMU KESEHATAN PROGRAM STUDI SARJANA ADMINISTRASI RUMAH SAKIT Skripsi, Agustus 2026 Meylani Fauziah Wijaya Hubungan Beban Kerja dengan Stres Kerja pada Perawat Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD KHZ. Musthafa Kabupaten Tasikmalaya xvii + 118 halaman + 14 tabel + 15 lampiran Abstrak Beban kerja yang tinggi adalah salah satu penyebab utama stres di kalangan perawat. Kondisi ini lebih terasa pada perawat di IGD dikarenakan mereka terbiasa membuat keputusan klinis dalam situasi yang tiba-tiba dan tidak bisa diperkirakan sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan beban kerja, stres kerja, dan keterkaitan antara keduanya pada perawat IGD di Rumah Sakit X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh perawat IGD, jumlahnya 30 orang perawat, dan pengambilan sampel dilakukan secara jenuh. Alat yang digunakan berupa kuesioner beban kerja dengan 16 item berdasarkan teori Hanafie dan Skala Stres PSS-10. Teknik analisis data menggunakan univariat dan bivariat dengan uji korelasi Rank Spearman. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar perawat memiliki beban kerja sedang (83,5%) dan tidak ada yang masuk kategori berat. Untuk variabel stres kerja, sebagian besar perawat mengalami stres kerja ringan (70,0%) dan sedang (30,0%). Tidak ada perawat yang mengalami stres berat. Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan signifikan antara beban kerja dan stres kerja dengan nilai r = 0,431 dan p = 0,017. Hubungan ini bersifat positif dan korelasinya sedang, artinya peningkatan beban kerja biasanya diikuti oleh peningkatan stres. Temuan ini mendukung model Job Demand-Control. Namun, korelasi yang tidak terlalu kuat menunjukkan bahwa masih ada faktor lain yang turut memengaruhi stres kerja perawat. Hasil penelitian ini diharapkan bisa menjadi dasar bagi manajemen rumah sakit dalam menyusun kebijakan pengelolaan sumber daya manusia di IGD yang lebih seimbang. Kata kunci : Rumah Sakit, IGD, Beban Kerja, Stres Kerja, Perawat.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Contact Email: | mylniwjya@gmail.com |
| Subjects: | S-1 Skripsi Administrasi Rumah Sakit |
| Divisions: | Prodi S-1 Administrasi Rumah Sakit |
| Depositing User: | S.Kes Meylani Fauziah Wijaya |
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 03:05 |
| Last Modified: | 17 Sep 2026 03:05 |
| URI: | https://repository.universitas-bth.ac.id/id/eprint/5687 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
