PENGARUH EDIBLE COATING BERBASIS CARBOXYMETHYL CELLULOSE (CMC) DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN ANGGUR TERHADAP MUTU DAN UMUR SIMPAN BUAH ANGGUR MERAH (VITIS VINIFERA) PADA SUHU RUANG

Harningsih, Rini (2026) PENGARUH EDIBLE COATING BERBASIS CARBOXYMETHYL CELLULOSE (CMC) DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN ANGGUR TERHADAP MUTU DAN UMUR SIMPAN BUAH ANGGUR MERAH (VITIS VINIFERA) PADA SUHU RUANG. Sarjana thesis, UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA TASIKMALAYA.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
COVER DAN ABSTRAK.pdf

Download (242kB)
[img] Text (BAB I - BAB V)
BAB 1-5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (277kB)

Abstract

PROGRAM STUDI SI TEKNOLOGI PANGAN FAKULTAS TEKNOLOGOI DAN BISNIS UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA TASIKMALAYA Karya Tulis Ilmiah, September 2026 Rini Harningsih Buah anggur merah (Vitis vinifera) merupakan komoditas hortikultura yang memiliki kadar air tinggi sehingga mudah mengalami penurunan mutu selama penyimpanan pada suhu ruang. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mempertahankan mutu dan memperpanjang umur simpan buah anggur adalah melalui aplikasi edible coating berbasis Carboxymethyl Cellulose (CMC) yang diperkaya ekstrak daun anggur sebagai sumber antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi konsentrasi CMC dan ekstrak daun anggur terhadap mutu fisik, dan kimia buah anggur merah selama penyimpanan pada suhu ruang. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor, yaitu konsentrasi CMC (0,5%; 1%; dan 1,5%) serta konsentrasi ekstrak daun anggur (1% dan 2%), sehingga diperoleh enam kombinasi perlakuan dengan dua ulangan. Buah anggur disimpan pada suhu ruang selama 21 hari dengan pengamatan setiap tiga hari. Parameter yang diamati meliputi aktivitas antioksidan, susut bobot, total padatan terlarut (TPT), pH, warna, kekerasan, dan umur simpan. Data dianalisis menggunakan General Linear Model (GLM) Univariate dan dilanjutkan dengan uji Duncan apabila terdapat perbedaan nyata pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi edible coating berbasis CMC dengan penambahan ekstrak daun anggur memberikan pengaruh nyata (p<0,05) terhadap susut bobot, total padatan terlarut (TPT), warna, dan kekerasan, tetapi tidak memberikan pengaruh nyata (p>0,05) terhadap nilai pH. Formulasi A2B1 (CMC 1% dan ekstrak daun anggur 1%) menghasilkan peresentase susut bobot terendah 18,90%, nilai kekerasan tertinggi 3,77, serta peresentase inhibisi aktivitas antioksidan tertinggi 90,91%. Formulasi A1B2 (CMC 0,5% dan ekstrak daun anggur 2%) menghasilkan nilai total padatan terlarut (TPT) terendah 19,10º Brix, sedangkan formulasi A2B2 (CMC 1% dan ekstrak daun anggur 2%) memberikan hasil terbaik dalam mempertahankan nilai warna buah anggur 3,79. Selain itu, ekstrak daun anggur menunjukkan aktivitas antioksidan yang sangat kuat dengan nilai IC₅₀ sebesar 11,471 ppm. Kata Kunci : Edible Coating, Carboxymethyl Cellulose (CMC), Ekstrak Daun Anggur, Aktivitas antioksidan, Buah Anggur Merah

Item Type: Thesis (Sarjana)
Contact Email: riniharningsih@gmail.com
Subjects: S-1 Skripsi Teknologi Pangan
Divisions: Prodi S-1 Teknologi Pangan
Depositing User: S.T.P Rini Harningsih
Date Deposited: 11 Sep 2026 01:03
Last Modified: 11 Sep 2026 01:03
URI: https://repository.universitas-bth.ac.id/id/eprint/6158

Actions (login required)

View Item View Item